Materi 1 :
PENGENALAN FAKULTAS FTSPK DAN DEPARTEMEN TEKNIK GEOMMATIKA
Pemateri :
Nama : Danar Guruh Pratomo, ST., MT., PhD.Pendidikan : S1 Teknik Geodesi ITB
: S2 Teknik Geodesi ITB
: S3 University of New Bruwnswick, Canada
Email :guruh@geodesy.its.ac.id
FTSPK
Di ITS terdapat 7 Fakultas dan 39 Departemen dengan banyak program studi dan 1 sekolah indisiplin. Salah satu fakultasnya yaitu FTSPK ( Fakultas Teknik Sipil , Perencanaan, dan Kebumian) yang terdiri dari 6 Departemen sebagai berikut :
1) Departemen Teknik
Sipil (1957)
2) Departemen Teknik
Lingkungan (1992)
3) Departemen Teknik
Arsitektur (1965)
4) Departemen Perencanaan
Wilayah dan Kota (2001)
5) Departemen Teknik
Geomatika (1998)
6) DepartemenTeknik
Geofisika (2013)
Adapun Visi dan Misi dari fakultas FTSPK
Visi :
Menjadi Fakultas yang mendukung ITS menjadi Perguruan tinggi dengan reputasi internasional dalam bidang Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Lingkungan, Perencanaan Wilayah Kota dan Kebumian yang berwawasan lingkungan.
Misi :
Memberikan kontribusi yang signifikan untuk ITS sebagai World Class University dan berkontribusi Nasional dalam bidang Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Lingkungan, Perencanaan Wilayah Kota dan Kebumian sesuai keunikan masing masing melalui kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dengan manajemen yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Departemen Teknik Geomatika
Geomatika adalah bidang ilmu yang mengintegrasikan pengumpulan, pemodelan, analisis dan manajemen data spasial (berbasis lokasi)
Visi Departemen Teknik Geomatika
Menjadi program pendidikan bertaraf internasional dalam pemanfaatan dan pengembangan ilmu dan teknologi survei pemetaan untuk menunjang industri informasi geospasial dan pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan.
Misi Departemen Teknik Geomatika
1. Menyelenggarakan proses pengajaran dan pendidikan berbasis kompetensi bidang geomatika.
2. Melaksanakan penelitian yang berkualitas dalam pemanfaatan dan pengembangan ilmu dan teknologi geomatika untuk menunjang penyebarluasan informasi geospasial.
3. Meningkatkan kemampuan pemanfaatan dan pengelolaan infomasi geospasial untuk masyarakat dan industri geospasial.
4. Menjalin kemitraan strategis dengan berbagai lembaga pemerintah dan swasta di dalam dan luar negeri
Tujuan Pendidikan Prodi S1 Teknik Geomatika
1. Menghasilkan peserta didik menjadi Sarjana Teknik Geomatika yang memiliki kemampuan akademik dan profesional dalam aplikasi dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang pengelolaan informasi geospasial.
2. Menghasilkan Sarjana Teknik Geomatika yang cakap dan terampil dalam penguasaan teknologi survei dan pemetaan yang berbasis teknologi informasi geospasial dalam rangka menunjang pembangunan pada era informasi dan globalisasi.
3. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pengelolaan informasi geospasial serta menggunakannya untuk kesejahteraan masyarakat dalam rangka memperkaya kebudayaan nasional.
4. Menghasilkan lulusan yang mampu mengembangkan diri dan karirnya sebagai professional, birokrat, dan entrepreneur.
Materi 2 :
Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Pengertian
MBKM (Merdeka Belajar - Kampus Merdeka) merupakan salah satu kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem. Program tersebut merupakan amanah dari berbagai regulasi/landasan hukum pendidikan tinggi dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran dan lulusan pendidikan tinggi.
Tujuan
Tujuan MBKM Meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Memfasilitasi mahasiswa mengembangkan potensinya sesuai dengan passion dan bakatnya.
Ada
beberapa program unggulan MBKM antara lain :
1. Pertukaran pelajar
2. Magang/kerja praktik
3. Penelitian/riset
4. Proyek independen
5. Proyek di desa(KKN Tematik)
6. Proyek kemanusiaan
7. Mengajar di sekolah
8. Kegiatan kewirausahaan.
Festival kampus Merdeka
Pemerintah menyediakan kesempatan bagi puluhan ribu mahasiswa di luar kampus ditahun 2021 diantaranya magang bersertifikat, studi independent, pertukaran pelajar, dan lain lain.
Materi 3 :
Geospatial Intelligence
Pemateri :
Nama : Lalu Muhamad Jaelani, ST., MSc., PhD
Pendidikan : S1 Teknik Geodesi ITS
: S2 National Central University, Taiwan
: S3 University of Tsukuba, Jepang
Email :lmjaelani@geodesy.its.ac.id
Pengertian
GeoInt = GeoIntelligent (Kecerdasan Geospasial)
Kemampuan dalam pengumpulan, dan analisis penyebaran informasi
geospasial yang selanjutnya digunakan unuk menggabarkan, menilai secara visual
fitur fisik dan aktivitas yang memiliki referensi geografis di wilayah darat,
laut, udara, dan luar angkasa.
GeoInt secara khusus :
1. Knowledge
– Informasi yang terintegrasi
2. Process
– Cara dimana data dan informasi diolah dan disebarluaskan kepada para pengambil
keputusan
3. Profession
– Bertugas menetapkan ruang lingkup kegiatan, asosiasi Interdisiplinir,
kompetensi, dan standar di akademisi, pemerintah, dan sektor wisata
Manfaat
Geoint
1) Commercial
enterprises
Mengumpulkan informasi sensus, sejarah, meteorologi dan geologi untuk banyak penggunaan komersial
2) Military
Merencanakan dan melaksanakan kegiatan, membangun jaringan distribusi, dan operasi RSOI (reception, staging, onward movement, and integration) https://www.globalsecurity.org/military/library/report/call/call_96-4_chpt4.htm
3) Automotive
Kendaraan otonom akan bergantung pada data GEOINT yang sangat presisi untuk keselamatan.
4) Firefighers
Membantu pemadaman kebakaran hutan dan menjaga petugas pemadam kebakaran tetap aman dengan data lokasi dan cuaca yang tepat.
5) Agriculture
Memaksimalkan kesehatan tanaman dan meminimalkan penggunaan pupuk di lahan yang luas dengan tingkat detail lokasi yang tepat.
Apa yang
bisa kita lakukan dengan Geoint?
1) Precision
Location Data
Memungkinkan aplikasi memberikan layanan yang lebih baik dengan menganalisis lokasi tepat.
2) The
Internet of Thinks
Memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang streaming-langsung data dari setiap produk yang digunakan orang.
3) Data
Analytics
Pemanfaatan lebih lanjut dari data dan analisis prediktif di bidang-bidang seperti perawatan kesehatan, telekomunikasi, utilitas, perbankan, dan asuransi.
4) Remotely
Sensed Information
Pencitraan resolusi tinggi dari luar angkasa akan menjadi lebih mudah diakses oleh siapapun.
5) Virtual
and Augmened Reality
Memodelkan lokasi nyata secara akurat di lingkungan game, virtual reality, dan augmented reality.
6) Processing Power
Memfasilitasi crowdsourcing data besar. Misalnya, crowdsourced dari upaya bantuan kemanusiaan untuk bençana alam atau buatan manusia.
Data dan Informasi Geospasial dalam DIKW pyramid
Pembangunan Berkelanjutan; Pengelolaan Sumberdaya Alam; Mitigasi dan Adaptasi Bencana; Pengayaan Khasanah Keilmuar Pertahanan dan Keamanan Negara; Pengembangan Ekonomi Dijital; Pembangunar Wilayah & Masyarakat Cerdas.
Pengetahuan
Geodesy, Geomatics, Geography, Geosciences, Geospatial Economy, Geospatial Intelligence, Geostatistics, etc.
Informasi
Jaring Kontrol Koordinat/Tinggi/ Gayaberat, Peta Dasar, Peta Tematik, DEM, Model 3D, Basis Data, SIG, BIM, Geoportal, dll
Data
Jarak, Sudut, Ketinggian, Kedalaman, Koordinat, Gayaberat, Pasut, Foto Terestris, Foto Udara, Citra Satelit, Poin Cloud, dll
Data dan Informasi Geospasial
Semua jenis data dan informasi yang memiliki elemen lokasi (georeferensi), yang berada di bumi (di permukaan, di bawah atau di atas permukaan bumi).
Elemen Geospasial
a) Lokasi: koordinat atau representasi lokasi lainnya
b) Bentuk : titik, garis, area
c) Atribut : informasi tentang karakteristik objek
Lokasi: Menunjukkan wilayah (titik, garis, atau area) di bumi
Representasi Lokasi:
• Koordinat (sistem koordinat lokal, geografis maupun proyeksi)
• Toponim, Kodepos; Kode telepon (internasional/regional/lokal)
• Kode khusus
Materi 4 :
Pengenalan Akademik dan Perkuliahan
Pemateri :
Nama : Hepi Hapsari, ST., MSc., PhD
Pendidikan : S1 Teknik Geodesi UGM
: S2 National Central University, Taiwan
: S3 University of Tsukuba, Jepang
Email :hapsari@geodesy.its.ac.id
Peraturan Akademik dan Perkuliahan di Geomatika mengacu :
Peraturan Rektor No.32 tahun 2019 tentang Peraturan Akademik untuk Program Pendidikan Akademik ITS tahun 2019.
Kurikulum 2018-2023 Program Sarjana
Selain mata kuliah PRODI, untuk Program Sarjana terdapat:
o Mata Kuliah Wajib Nasional
o Mata Kuliah Wajib ITS
o Mata Kuliah math and basic science
o Mata kuliah pilihan Program Studi (maksimal 15 sks )
o Mata kuliah pengayaan (3 sampai 6 sks )
Mata kuliah Program Sarjana terdiri dari MK Wajib dan Pilihan. Adapun
mata kulaih pengayaan yang nantinya diatur oleh masing-masing departemen.
Satuan Kredit Semester
- Terdiri
dari kuliah, responsi dan tutorial
- 1sks kuliah
Perminggu/Persemester terdiri dari 50 menit tatap muka, 50 menit penugasan
terstruktur, 60 menit kegiatan belajar mandiri.
- 1 sks Praktrikum,
Praktek Studio, Lapangan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat selama perminggu/persemester
terdiri dari 170 menit
Beban Studi Sarjana
Batasan
minimal lulus sarjana minimal harus menempuh 144 sks (lebih boleh) selama 8
semester dengan rincian sbg berikut :
1) Tahap
Persiapan 36 sks – Jika pada tahap persiapan evaluasinya gagal, berarti di Drop
Out dari ITS
2) Tahap
Sarjana 108 sks
FRS
(FORMULIR RENCANA STUDI)
-Dalam
1 Semester ditempuh dalam 16 minggu
-Dapat
di-replace sampai minggu ketiga
-Dapat
membatalkan mata kuliah sebelum minggu kesepuluh
Hal Penting
-Rencana
Pembelajaran Semester – Hal apa yg akan dipelajari pada saat itu
-Rencana
Evaluasi
-Rencana Tugas






Tidak ada komentar:
Posting Komentar